Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Orange peel atau permukaan seperti kulit jeruk

Masalah orange peel atau kulit jeruk adalah keadaan finishing dengan lapisan film yang tidak rata, kasar, bertekstur seperti kulit jeruk. Masalah ini akan kelihatan mengganggu pada permukaan finishing dan mengurangi nilai keindahan pada finishing. Penampilan orange peel ini akan semakin mengganggu ketika finishing yang dibuat adalah finishing dengan gloss tinggi karena akan semakin Nampak jelas dan mengganggu. 

Orange peel secara umum disebabkan karena lapisan cat (lapisan film) tidak bisa flow (mengalir) dan merata dengan baik. Orange peel ini akan menjadi masalah ketika terjadi pada apikasi top coat atau lapisan terakhir pada proses finishing. Orange peel yang terjadi pada lapisan sealer atau cat dasar bisa diatasi dengan pengamplasan yang baik dan pelapisan lagi dengan top coat dengan cara yang baik.


 

Pada praktek finishing ada beberapa penyebab masalah orange peel ini yaitu :  

  • Material finishing yang tidak bisa mengalir dengan baik

 Cat atau coating yang terlalu kental, sulit mengalir dan meratakan diri di permukaan kayu. Akibatnya, lapisan terlalu cepat mengering sebelum sempat membentuk permukaan yang halus. Ini terjadi karena kualitas cat yang memang tidak bagus atau penggunaan thinner yang tidak sesuai dengan cat atau rasio pencampuran yang tidak tepat. 

  • Masalah pada teknik aplikasi

Teknik aplikasi adalah salah satu faktor yang menentukan kehalusan dan kerataan dari permukaan finishing. Aplikasi spray akan menghasilkan penampilan yang paling baik, permukaan yang rata, halus namun aplikasi ini membutuhkan teknik aplikasi yang benar, cara mengatur setelan alat, teknik menggerakkan alat spray dan pencampuran material mesti dilakukan dengan benar untuk menghasilkan pelapisan permukaan yang sempurna. 

  • Masalah pada persiapan permukaan dibawahnya

Proses finishing modern selalu dibangun dengan beberapa step, aplikasi stain, aplikasi sealer, dan aplikasi top coat. Setiap kali aplikasi cat yang membentuk lapisan film, apakah itu sealer, top coat atau base coat, maka selalu dibutuhkan pengamplasan yang baik sebelum dilanjutkan dengan aplikasi cat lagi di atasnya. Pengamplasan pada lapisan film dibutuhkan untuk menghasilkan permukaan yang halus dan rata sebelum pelapisan dengan lapisan cat lagi diatasnya. Pengamplasan yang tidak sempurna akan meninggalkan lapisan film yang kasar, tidak rata dan juga orange peel pada permukaan. Permukaan yang tidak rata, kasar dan orange peel ini akan muncul lagi ketika dilapisi dengan cat diatasnya, terutama untuk finishing dengan gloss tinggi. 

Cara mengatasi masalah orange peel

Cara mengatasi masalah orange peel ini dengan mudah dilakukan dengan mengantisipasi faktor-faktor penyebab dari masalah orange peel tersebut.

  • Penggunaan bahan finishing yang berkualitas baik

Salah satu faktor utama untuk menghasilkan lapisan finishing dengan kualitas yang baik adalah dengan menggunakan bahan finishing dengan kualitas yang baik. Untuk mencegah terjadinya masalah orange peel, maka bahan cat yang diaplikasikan mesti berkualitas baik, dengan kekentalan yang tepat sesuai dengan spesifikasi alat spray yang digunakan. Alat spray hanya akan bekerja dengan baik untuk aplikasi bahan dengan viskositas yang tidak terlalu tinggi yaitu dibawah 14 sec NK 2 cup. Material dengan viskositas yang terlalu tinggi tidak akan bisa menghasilkan permukaan yang rata dan halus. 

  • Gunakan thinner yang sesuai dengan cat yang digunakan 

Thinner adalah bahan yang berfungsi untuk mengencerkan lapican cat sehingga mencapai viskositas yang dibutuhkan untuk bisa diaplikasikan dengan baik. Thinner yang baik adalah thinner yang bisa menurunkan viskositas material dengan hanya penambahan sedikit thinner dalam campuran. Dengan demikian maka campuran material sudah cukup encer dengan tetap menjaga solid content tetap tinggi. Karena setiap bahan cat terdiri dari campuran yang spesifik, maka sebenarnya thinner yang digunakan untuk masing-masing cat adalah berbeda-beda, sehingga sangat disarankan untuk menggunakan satu set thinner dan cat pada setiap kali proses finishing. Apabila anda akan memilih thinner sendiri, maka pastikan anda memiliki pengetahuan material yang cukup untuk memilih thinner yang bisa bekerja dengan baik. 

  • Tambahkan retarder apabila dibutuhkan

Retarder adalah bahan yang mengurangi kecepatan proses pengeringan pada lapisan cat. Proses pengeringan mesti diatur supaya tidak terlalu cepat untuk memberi kesempatan lapisan cat untuk mengalir dan membentuk lapisan film yang rata. Tambahan retarder akan membuat proses pengeringan lapisan film menjadi lama dan memberikan waktu yang cukup bagi cat untuk flow dan membentuk permukaan yang rata dan halus.

  • Teknik aplikasi yang benar

Teknik aplikasi merupakan salah satu faktor utama yang menentukan kualitas permukaan finishing, terutama yang menyangkut kerataan dan kehalusan permukaan. Air spray gun merupakan alat yang paling sempurna untuk menghasilkan pelapisan yang paling rata dan halus, namun demikian dibutuhkan teknik aplikasi yang baik untuk bisa menghasilkan pelapisan yang sempurna. Teknik aplikasi mesti dimulai dengan pengecekan viskositas dari campuran bahan, ukur viskositas bahan dan pastikan sudah sesuai dengan spesifikasi alat spray. Lakukan pengenceran seperlunya untuk memastikan campuran sudah sesuai denga spesifikasi dari alat yang digunakan. 

Pengaturan berikutnya adalah pengaturan terhadap setelan alat yaitu : tekanan angin, volume material dan lebar kipas semprotan. 

Selanjutnya adalah teknik pergerakan spray gun, lakukan pergerakan spray gun secara konsisten dengan overlap yang tepat untuk memastikan pelapisan bahan finishing secara merata dengan ketebalan yang tepat. 

Untuk melihat teknik aplikasi spray gun ini silakan baca artikel kami sebelumnya : Penggunaan spray gun untuk proses finishing.

- Pengamplasan yang baik

Pengamplasan merupakan faktor penting yang menentukan kualitas permukaan finishing. Pengamplasan pada lapisan terakhir sebelum lapisan top coat terakhir merupakan hal yang sangat penting untuk menghasilkan permukaan film yang rata dan halus. Pastikan permukaan sudah rata dan halus sebelum aplikasi top coat terakhir. Kalau perlu bisa dilakukan pengamplasan secara basah untuk menghasilkan permukaan yang rata dan halus secara sempurna. 

Untuk informasi mengenai pengamplasan, silakan baca artikel kami sebelumnya : pengamplasan pada proses finishing

- Rubbing dan polishing

Rubbing dan polishing merupakan step terakhir yang dilakukan untuk menghaluskan dan meratakan permukaan finishing. Proses rubbing dan polishing pada prinsipnya adalah proses pengamplasan pada permukaan. Proses rubbing akan membersihkan masalah-masalah minor pada permukaan seperti permukaan yang kotor, tidak rata termasuk juga orange peel yang ada di permukaan. Proses rubbing akan meninggalkan bekas goresan-goresan akibat dari proses pengamplasan. Proses polishing berfungsi untuk membersihkan dan menghilangkan goresan-goresan pengamplasan ini, dan menghasilkan lapisan film yang halus rata dengan gloss yang maksimal.

Proses rubbing dan polishing bisa menjadi pilihan yang terbaik untuk menghilangkan masalah orange peel pada finishing dengan gloss tinggi.



Buku yang berisi pengetahuan dan praktek-praktek praktis mengenai finishing mebel
Merupakan salah satu buku wajib bagi anda pelaku dan pemerhati finishing mebel

 more info : klik disini